Sabtu, 03 November 2012

Masih Di Makrologi : Semut-Semut Rangrang

"We Meet Again" Semut rangrang dihari ke-2
Dari semua jenis semut, mungkin jenis semut ini salah satu yang familiar dengan kita. Biasanya semut ini membuat sarangnya di pohon-pohon, dan larvanya biasa untuk makanan burung. Semut rangrang berwarna merah dan ukurannya kalo menurut saya itu raksasa dibandingin dengan semut lain,   mungkin sekitar 1.5-2 cm panjangnya. 
Walau lebih sering di tempat tinggi, namun seminggu lalu saat sedang pulang ke rumah  Baturraden,  saya menemukan sarangnya disamping sungai kecil dekat rumah. Dan disekitarnya banyak aktifitas semut-semut ini, mulai dari membawa makanan, jalan-jalan dan ada yang sibuk di sarangnya. 
Dalam dua hari, saya dua kali mengunjungi tempat itu untuk mengambil gambar aktifitas mereka. Mencoba untuk menangkap momen-momen apa yang mereka lakukan.  
Hari pertama, saya standby dengan kaki mencelup ke sungai, karena mereka cukup agresif, jika kaki saya menginjak daratan, pasti langsung digigit. Itu saja saya sempat beberapa kali digigit, karena mereka merambat ke tangan saya. Saat disana, tidak boleh menyentuh apapun kecuali ingin digigit.
Disinilah kesulitannya, sulit mengambil gambar makro dengan tangan menggantung. Kemungkinan goyang akan sangat tinggi, membuat gambar tidak fokus. Jadi paling tidak ada landasan untuk tangan, agar stabil. Saat itu,  landasan yang dipilih adalah harus ditempat yang tidak ada semutnya. Ini saja kadang suka miss, tanpa sadar, tangan sudah penuh dengan semut.  
Hari kedua masih sama, dengan pose yang sama, dan kesulitan yang sama.....namun pastinya momen-momennya berbeda. Kalo dari penilain saya, foto dihari kedua lebih berhasil dari sebelumnya.

Berikut ini hasil-hasilnya :

Hari 1

"Help Me My Friend'

"I Got You"
Ya, dia menggigit tangan  dan saya foto dia sambil menahan sakit

"Bring This Food"

Hari 2

"Ada apa cuy?"

"Berjalan Mencari Makan"

"Jangan Biarkan Dia Pergi"

Kata mereka saya bisa jadi apapun, maka saya menjadi kalajengking

Hey Boy, You Call Me?


5 komentar:

  1. bisa sampai sedetil itu resepnya gimana gan ?

    BalasHapus
  2. Wah, minta dong semutnya! Imutnya...sampai aku pingin pencet pipinya!

    BalasHapus